Muhammad Roem Rahman

Hanya bisa saling berbagi.

Keindahan Pantai Malimbu - Lombok

Dingin sore hari dengan tiupan angin menikmati keindahan Pantai Malimbu sebagai Peserta AIV 2012

Tak Perlu ada warna

Akankah semua yang indah itu memiliki warna...

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Membuat Absensi Siswa Online di Google Form dan Google Spreedsheet

Google telah menyiapkan beberapa konteng untuk dimanfaatkan sebagai media belajar dan pembelajaran, termasuk dalam hal administrasi guru. Apalagi bila sekolah kita telah menggunakan aplikasi Google Apps For Educations (GAFE) maka mau tidak mau guru dituntut mampu membuat aplikasi Absensi Online. Tujuannya untuk memudahkan guru dalam mengabsen siswa dalam kelas yang tanpa memerlukan lagi storage media penyimpanan, seperti harddisk atau flashdisk melainkan disimpan secara online, dan hasilnya dapat dilihat oleh pimpinan atau rekan-rekan guru yang membutuhkan, utamanya sebagai laporan hasil absensi siswa.
Syarat utama membuat Absensi Siswa Online adalah memiliki email dari google atau biasa dikenal GMAIL dan mengaktifkan Google Drive. Untuk membahas lebih jauh akan dijelaskan langkah-langkah pembuatan Absensi Siswa Online.

  1. Masuk ke Google Drive dengan menggunakan akun google kita
  2. Lalu klik “Baru --> Lainnya àklik Google Formulir  
  3. Edit isinya mulai dari Formulir tanpa judul kita ganti : Absensi Kelas XA1
  4. Pertanyaan Tanpa Judul kita ganti : Mata Pelajaran --> Pilihan Ganda : Jawaban Singkat 
  5.  Pindahkan bulatan di samping “Wajib Diisi” ke kanan
  6. Tambahkan Pertanyaan dengan klik +
  7.   “Pertanyaan” diganti : “Guru Bidang Studi” --> “Pilihan Ganda” diganti : Jawaban Singkat
  8. Tambahkan lagi Pertanyaan dengak Klik  + , seperti cara 6
  9. Ganti dengan “Tanggal Absensi” --> “Pilihan Ganda” diganti : Tanggal
  10. Tambahkan lagi Pertanyaan seperti cara 6, ganti: Jam Pelajaran à “Pilihan ganda” diganti : “Kotak Centang”
  11. Isi Opsi 1 dan seterusnya sampai Opsi 8 sesuai jam pelajaran kita akan masukkan dengan mengklik “Tambahkan lainnya” bila akan menambah Opsi 
  12.  Selanjutnya Judul lainnya dengan cara klik TT untuk membuat halaman berikutnya 
  13.  Klik “Tambahkan Bagian” agar halaman nantinya akan terbagi 2 
  14.  Edit Judul bagian : XA1 (Kelas yang akan dibuat) 
  15.  Ganti “Pilihan Ganda” dengan “kisi Pilihan ganda” di samping pertanyaan 
  16.  Di posisi Baris 1 , baris 2, dan seterusnya tulislah nama siswa yang kita masukkan dalam absen 
  17.  Di posisi Kolom 1, kolom 2 dan seterunya tulislah “Alpa”, “sakit”, “Izin” 
  18.  Dan selanjutnya kita lihat hasilnya dengan mengklik “Pratinjau” gambar “mata” di tengah sudut kanan atas
  19. Silahkan coba dan input sesuai kebutuhan atau klik disini
Selanjutnya kita buat tanggapan yang nantinya akan secara otomatis hasil rekap absensi yang telah kita buat menjadi google spreedsheet menjadi laporan kita
1.       Buka kembali google form yang telah kita buat
2.       Klik Tanggapan
3.       Klik “Membuat Spreedsheet”
4.       Klik “Buat”

Untuk melihat hasilnya silahkan buka Google drive kembali dan bukalah file “Absensi Kelas XA1 (Tanggapan)” klik disini
Demikian cara membuat Absensi Online, semoga bermanfaat, untuk  pengembangan di google spreedsheet silahkan tunggu tutorial selanjutnya.
 

CARA MENGATASI "Belum Simpan/Periksa Semua Tab" / GAGAL KIRIM PUPNS level1

Cara berikut ini khusus bagi rekan-rekan yang telah menyelesaikan seluruh isian yang ada pada ePUPNS, Posting ini dibuat karena banyak sekali pertanyaan mengenai solusi gagal kirim pada PUPNS, terus terang saja saya pribadi belum pernah mengalaminya dikarenakan belum melakukan pengiriman untuk menghindari hal-hal yang diinginkan, Jadi ya saya googling saja, dan menemukan trik ini dari salah satu blog pendidikan, mudah-mudahan bisa membantu, lalu kemudian saya repost disini, Dan apabila anda sudah siap kirim dan berencana akan melakukan pengiriman data ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut ini, dan bagi yang sudah pernah mengalami gagal kirim, berikut ini solusinya


Solusi Gagal Kirim Verifikator Level 1 di PUPNS 2015:
1. Saat anda sudah mengklik tanda Kirim pada bagian atas paling kanan (pastikan data anda sudah benar)
2. ada pertanyaan "Apakah anda yakin ingin mengirim? Data tidak dapat diubah kembali setelah dikirim." jika sudah yakin klik "OK"
 3. Akan muncul "Belum Simpan/Periksa Semua Tab" dan anda disuruh untuk memeriksa semua TAB
 4. Solusi Gagal Kirim Verifikator Level 1 di PUPNS 2015 - Anda akan mengulang/kembali ke semua tab dibuka yang ada kata-kata simpan Klik simpan sampai dari Data Utama, Data Posisi, Data Riwayat semuanya buka, Data Guru, Data Dokter, dan yang terakhir adalah Stakeholder. Yang ada menu Simpan paling di Data Utama dan Data Posisi lainnya anda buka-buka saja karena ada pertanyaan "Belum Simpan/Periksa Semua Tab".
5. Sudah selesai akhirnya terkirim dan muncul laman verifikator SKPD masing-masing, setelah itu klik perintah cetak untuk menampilkan pada format pdf


 6.Jangan lupa untuk menyimpan agar memiliki file dalam format pdf
 Mudah bukan, selanjutnya anda yang mempraktekkan... :) 
 

Benarkah Rokok Bisa memberi Inspirasi..?!!?

Rokok merupakan sebuah benda yang berukuran sepanjang jari tangan dengan isinya tembakau yang telah digiling. Rokok dipercaya bisa memberikan banyak efek dan stigma, salah satunya kepada unsur gaya dan merasa hebat. Rokok juga sudah menjadi benda yang paling banyak dikonsumsi masyarakat dunia, termasuk Indonesia, bahkan melebihi nasi atau gandum sebagai makanan pokok.
Di luar hal itu, rokok sendiri mempunyai banyak efek buruk yang juga besar. Banyak kandungan yang tidak bagus untuk kesehatan tubuh. Sebut saja Nikotin sebagai zat yang membuat pengisapnya menjadi candu. Nikotin sendiri menjadi pemicu risiko timbulnya penyakit sangat berbahaya, jantung koroner. Selain itu, masih sangat banyak kandungan zat buruk lainnya yang dikandung dalam sebatang rokok.
Meskipun begitu, rasanya sulit untuk mereka yang telah menjadi candu untuk berhenti mengisap rokok. Hal itu dikarenakan berbagai alasan, salah satunya inspirasi? Banyak orang beranggapan rokok mendekatkan kita dengan inspirasi. Benarkah demikian?
1. Merokok dan melamun
(Benarkah) Rokok Bisa Memberikan Inspirasi 3
Kegiatan merokok dan melamun seringkali dilakukan karena kedua hal tersebut sudah menjadi satu paket. Konon inspirasi pun datangnya ketika kita melakukan dua hal tersebut. Terlebih untuk seorang penulis, inspirasi yang terkadang sulit didapatkan bisa banyak mendekati ketika dua jari telah mengapit sebatang rokok.
Tidak sedikit orang yang percaya dan membiasakan untuk melakukannya. Bagi mereka itulah yang bisa memberikan banyak ide. Perasaan tenang akan datang ketika filter rokok tersebut diisap oleh bibir. Sontak ribuan ide bermunculan.
2. Satu paket dengan kopi
(Benarkah) Rokok Bisa Memberikan Inspirasi 2
Banyak orang yang bilang bahwa tidak akan puas ketika mengisap rokok tanpa ditemani dengan secangkir kopi. Ya, antara kopi dan rokok memang sudah menjadi paket bagi mereka yang menggemarinya. Jarang sekali orang yang suka merokok, namun tidak suka meminum kopi.
Dari keduanyalah inspirasi yang sempat hilang bisa muncul kembali. Aroma kopi yang dipadukan dengan isapan rokok dipercaya mengembalikan memori bagus untuk mereka. Suasana yang begitu tenang menurut mereka sangat cocok untuk mendatangkan ribuan ide cemerlang.
3. Rokok dan gitar

(Benarkah) Rokok Bisa Memberikan Inspirasi 1
Sama halnya dengan kopi, gitar juga bisa memberikan banyak inspirasi, terlebih dalam menulis lirik lagu atau puisi. Alunan petikan senar gitar yang merdu ketika malam akan memberikan banyak sentuhan lembut bagi pikiran. Kedua hal ini bisa dilakukan berbarengan saat sedang menyendiri. Ide memang bisa datang kapan saja dan melintas begitu saja.
Di saat seperti itulah lamunan, kopi, petikan gitar, dan rokok sendiri mampu menangkap semua ide yang sering beterbangan tanpa kejelasan. Namun kita pun harus tetap sadar bahwa rokok memberikan efek buruk untuk kesehatan. Sejatinya untuk menggali sebuah inspirasi bisa dilakukan dengan hal lainnya. Akan tetapi, pilihan kembali ke tangan kita.

sumber : penulispro.net

Kenapa Harus ada PR untuk siswa..?

Bapak Ibu guru pernah memberikan tugas kepada para siswa? Baik tugas untuk dikerjakan di sekolah saat Bapak/Ibu meninggalkan kelas untuk urusan tertentu yang sangat penting ataupun tugas untuk dikerjakan di rumah yang lebih dikenal sebagai Pekerjaan Rumah (PR). Tentu semua pernah ya..? Pernahkan Bapak/Ibu guru menemukan siswa yang malas mengerjakan PR? Sehingga tidak mengumpulkan PR dan Bapak/Ibu merasa terhambat dalam kegiatan belajar mengajar?  Sudahkah Bapak/Ibu menanyakan ke siswa alasan tidak mengerjakan tugas/pe-er?

PR dan Tujuannya
Pekerjaan Rumah (PR), dalam bahasa Inggris disebut homework atau homework assignment merupakan sejumlah aktivitas tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa untuk dikerjakan di luar kelas/sekolah. Pekerjaan rumah bisa bermacam-macam dan bisa dikerjakan secara individu maupun berkelompok.
Pekerjaan Rumah diberikan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa, menambah pengetahuan, mengulang materi yang telah dipelajari di sekolah, menyiapkan siswa mempelajari materi berikutnya, bahkan mengaplikasikan pengetahuan siswa dalam kehidupan nyata sehari-hari.
Bagi sebagian guru yang belum memahami penugasan atau pemberian PR, pekerjaan rumah mungkin berfungsi untuk mengisi waktu luang siswa saja daripada sekedar main. Guru akan dianggap serius mengajar oleh orang tua ketika si anak di rumah sibuk mengerjakan PR. Tak jarang , banyak orang tua justru minta anak diberi PR yang banyak supaya belajar di rumah.

Beberapa alasan kasus bila guru memberikan PR kepada siswa tidak dikerjakan:

  1.  Lupa kalau ada tugas
  2. Terlalu banyak PR yang diberikan oleh Guru pada waktu bersamaan dan dikumpulnyapun pada hari bersamaan.
  3. Tidak tau soalnya, karena minggu lalu tidak masuk sekolah.
  4. Ada aktivitas lain yang sangat penting.
  5. Tidak bisa mengerjakan
  6. Sedang sedih karena tertimpah musibah sehingga tidak bisa konsentrasi
  7. Malas mengerjakan PR
  8. Bukunya dipinjam teman yang rumahnya jauh.
  9. Gampang mencontek bila dikerjakan disekolah.
  10. Tidak ada buku cetak (buku pedoman)


Apa yang sebaiknya dilakukan guru dalam memberikan tugas/PR?
  • Sampaikan dengan jelas maksud dan tujuan penugasan/pemberian PR.
  • Sesuaikan jenis tugas/PR dengan apa yang sudah guru sampaikan sebelumnya. Jika PR/tugas dimaksudkan untuk persiapan materi berikutnya, sebaiknya sudah ada guideline dan deskripsi tentang materi berikutnya.
  • Berikan tugas/PR secara proporsional mengenai jenis, jumlah dan durasi. PR tidak harus menghabiskan waktu luang siswa, melainkan seberapa dalam mereka belajar melalui tugas/PR tersebut.
  • Berikan variasi tugas atau PR. Sebaiknya PR diberikan secara kontekstual, nyata dalam kehidupan sehari-hari. Anak bahkan boleh memilih tugas/PR sesuai kemampuan dan kesukaan, tetapi tetap dalam materi yang sama.
  • Sampaikan penilaian tugas/PR akan seperti apa sehingga anak akan tahu apa saja yang harus diperhatikan selama mengerjakan PR atau tugas tersebut.
  • Hindari penugasan/PR yang monoton dan seragam misal mengerjakan LKS, buku soal-soal latihan yang akan memungkinkan siswa menyepelekan, saling bergantung kepada teman lain sehingga yang terjadi hanya satu siswa yang mengerjakan dan siswa lain mencontek, Alhasil, semua jawaban tugas/PR sama. Bagaimana guru bisa mengukur dan menilai pemahaman siswa?
  • Koreksi tugas/PR segera setelah siswa mengumpulkan tugas/PR nya dan berikan feedback, lalu kembalikan kepada siswa atau dibahas atau diumumkan atau dipresentasikan. Jika tidak dilakukan, siswa cenderung akan malas mengerjakan tugas/PR berikutnya, atau mengerjakan asal-asalan, yang penting mengumpulkan. Tentu siswa akan berpikir bahwa mengerjakan PR akan sia-sia, bisa mencontek saja dengan mengganti identitas siswa.
Manfaat mengerjakan PR di rumah bagi siswa
Ada bermacam keuntungan yang didapat apabila kita mengerjakan PR, tentunya dikerjakan sendiri ya, bukan dibuatkan orang tua atau orang lain
  1. Berlatih manajemen waktu, disini kita berpikir kira-kira kapan waktu yang tepat untuk membuat PR sehingga tidak berbenturan dengan kegiatan lainya, dengan ilmu manajemen waktu yang bagus maka secara tidak langsung kita telah menjadi orang yang disiplin.
  2. Orang tua senang dan berpikir bagus tentang anaknya, membuka atau melihat kembali pelajaran sekolah dirumah ternyata dapat meyakinkan ortu bahwa kita benar-benar bisa mengikuti pelajaran.
  3. Membaca kembali pelajaran, ilmu yang sudah didapat dari guru di kelas tentu akan lebih dipahami apabila sepulang sekolah  kita mempelajari kembali ilmu tersebut.
  4. Memberikan penghargaan pada diri sendiri, apabila tugas yang kita kerjakan ternyata benar dan mendapat nilai bagus dari guru maka ada kemungkinan kita menjadi bangga dan senang.
  5. Melatih diri agar rajin, sulitnya mengatur diri sendiri maka seringkali muncul rasa malas ketika hendak melakukan aktifitas tertentu, hal ini tentu tidak akan terjadi jika kita sudah biasa berlatih untuk rajin mengerjakan PR.
  6. Menumbuhkan sikap tanggung jawab, setiap tugas yang kita peroleh akan terlaksana dengan baik jika adanya rasa tanggung jawab karena bisa jadi suatu beban pikiran apabila kita tidak mengerjakanya .
  7. Mengembangkan ketrampilan, dengan membaca menulis atau mengerjakan tugas maka ada kemampuan baru yang masuk kedalam diri kita.
Tentu masih banyak ide dari Bapak/Ibu guru mengenai pemberian tugas /PR tersebut, memang menuntut kreativitas  guru untuk memberikan PR, tentu juga agar siswa menjadi kreatif. Sesuaikan jenjang dan materi serta waktu, dan siapkan skema penilaian untuk setiap pilihan tugas/PR. Semoga akan banyak ide baru muncul untuk menumbuhkan kreativitas siswa, bukan membebani siswa dengan banyaknya PR/tugas.

Alhamdulillah, Aplikasi Padamu Negeri Resmi Tidak di Operasikan lagi.

Terbaru 30 Juni 2015, Berikut Surat Pernyataan tentang Penggunaan Dapodik Sebagai Satu Data dalam Dalam Pendataan Guru dan tenaga Kependidikan.

Dikutip dari postingan Ibnu Aditya Karana dan Yusuf Rokhmat di akun Facebook Pribadinya yang mengupload Surat Pernyataan terkait dengan penggunaan Dapodik dan Padamu Negeri, berikut cuplikan Suratnya
Dengan Terbitnya Surat Ini maka PADAMU NEGERI resmi sudah tidak di operasikan lagi, dengan demikian hal-hal yang mengenai pendataan terkait dengan kegiatan mengatasnamakan PADAMUNEGERI tidak menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal Pendidikan dan Tenaga Kependidikan.


Mudah2an ini bisa menjawab kegelisahan para pengeliat data Berikut kami lampirkan surat edaran tentang Penggunaan DAPODIK Dalam Pendataan Guru dan Tenaga Kependidikan
Terima Kasih

Download Surat Pernyataan :

Cek SK Tunjangan Dikmen 2015

Surat Keputusan (SK) Penerima Tunjangan Profesi merupakan salah satu dasar bagi guru untuk dapat menerima pembayaran tunjangan profesi. SK ini diterbitkan oleh direktorat masing-masing jenjang. Untuk jenjang dasar diterbitkan oleh Direktorat P2TK Dikdas dengan menggunakan aplikasi DAPODIKDAS sebagai sumber data penerbitan SK Tunjangan. SK yang telah terbit dapat dicek secara online melalui aplikasi tersendiri yang telah disiapkan oleh P2TK Dikdas.
Untuk jenjang menengah usulan penerbitan SK Tunjangan menggunakan aplikasi data komputer (ADK). Selanjutnya menggunakan data ADK ini SK Tunjangan diproses oleh Direktorat P2TK Dikmen. SK yang telah terbit kemudian dikirimkan ke Dinas Pendidikan masing-masing Kabupaten. Saat ini penerbitan SK Tunjangan untuk jenjang Dikmen dikeluarkan secara bertahap sehingga dibeberapa daerah guru-guru merasa resah kenapa SK tidak diterbitkan bersamaan.
Secara online P2TK Dikmen memberikan fasilitas untuk melihat apakah SK Tunjangan Guru yang diolah menggunakan ADK telah terbit atau belum. SK dapat dilihat pada situs ptkdikmen.net dengan memilih menu Cek SK Aneka Tunjangan. Dari laman ini pengguna akan diarahkan ke sebuah halaman lain yang memuat data Guru yang telah keluar SK Tunjangannya baik Profesi maupun tunjangan lain untuk Guru Negeri maupun Swasta.
Data yang ditampilkan berupa daftar nama yang terpampang dalam sebuah tabel. Untuk mencari secara tepat nama PTK yang telah terbit SK-nya dapat dilakukan melalui sorting data sesuai dengan filter dan kata kunci yang sesuai misalnya tempat tugas, Nama PTK atau yang lainnya. Contoh seperti gambar di bawah ini:

Setelah data yang dicari ditemukan, klik segitiga pada data yang akan dilihat SKnya. Pada detil data tersebut akan terlihat nomor SK Tunjangan Profesinya, jika belum ada maka SK-nya belum diterbitkan. Contoh pada gambar di bawah ini:
nomor sk
Walaupun SK Tunjangan sudah dapat diakses secara online, pengguna masih harus sabar karena terkadang aplikasi ini dapat diakses dengan cepat namun terkadang juga masih mengalami kendala.
Penasaran.....? Silahkan cek langsung SK Tunjangan Profesi Guru Dikmen di http://ptkdikmen.net/anekatunjang/




sumber: berguru.net